Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Demi Gengsi, Perlukah Membeli Smartphone HDC/Replika/Tiruan?

 

Smartphone HDC/Replika/Tiruan?
        Di jaman sekarang, banyak sekali manusia yang menganggap status sosial itu harga mati. Sesuatu yang paling ingin dikejar, dan ingin dicapai. Demi mencapai hal tersebut, tak jarang manusia bahkan melakukan segala cara, dan membohongi diri sendiri kalau sebenarnya tidak atau belum mampu untuk mencapainya dari segi finasial, maka tindakan yang terjadi adalah dengan membeli barang barang mahal tapi versi yang kebih murah yaitu versi replikanya.

Di dunia pergawaian ada istilahnya smartphone HDC. HDC merupakan singkatan dari Hand Copy Draw, High Definition Copy, atau High Detailed Copy yang intinya perangkat ini dibuat semirip mungkin dengan perangkat original. Sayangnya, bagian yang ditiru hanya penampilannya saja, dan bukan dari segi spesifikasi yang lain. Hal ini wajar karenaa harganya saja bahkan kurang dari 10% dari perbandingan harga smartphone aslinya. Biasanya, smartphone – smartphone yang ditiru merupakan smarphone yang memiliki nilai jual tinggi atau dari lini flagship atau yang terkenal saja.

Sebut saja Apple dan Samsung. Dua vendor raksasa ini merupakan sasaran terbanyak bagi vendor HDC untuk menirukan produk mereka. Bagaimana tidak? Dua vendor ini selain menguasai pasar global, harga smarphone papan atasnya mempunyai harga hingga puluhan juta. Sebut saja iPhone 13 yang harganya mulai dari belasan juta hingga tiga puluh juta rupiah. Bagi mereka yang mempunyai kantong sempit jelas harga seperti itu tidaklah bisa dijangkau oleh merek. Maka, jalan pintasnya adalah membeli versi replikanya. Untuk versi HDC atau replikanya, iPhone 13 ini dijual mulai dari satu jutaan hingga dua jutaan rupiah saja. Sangat jauh bukan? Pertanyaannya, perlukah kita membelinya juga?

Pepatah mengatakan, “ada harga, ada barang” pepatah tersebut sangat cocok untuk menggambarkan harga dan kualitas yang diberikan vendor smarphone ternama, seperti iPhone milik Apple. Tetapi, tidak untuk smartphone HDC. Kalimat yang tepat untuk menggambarkan kualitas Smartphone HDC adalah, “Ada harga, tidak ada barangnya.” Ya, kamu tidak salah mendengarnya karena smartphone HDC tidak memberikan keuntungan apa-apa selain untuk gengsi. Garansi tidak ada, kualitas sangat buruk bahkan untuk smartphone satu jutaan yang asli. Jadi, masih mau beli HDC?

Posting Komentar untuk "Demi Gengsi, Perlukah Membeli Smartphone HDC/Replika/Tiruan?"