Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penerapan hukum III newton dan kekekalan momentum

Salah satu penerapan hukum III newton dan hukum kekekalan momentum adalah dorongan roket. Hal ini terjadi juga pada cumi-cumi atau gurita yang mendorong dirinya sendiri. Cumi-cumi atau gurita meneguk air dan mengeluarkannya lagi dari dalam tubuh dengan gaya yang besar. Air yang di keluarkan mengerjakan gaya yang sama, tetapi berlawanan arah pada cumi-cumi atau gurita sehingga kedua binatang tersebut dapat bergerak ke depan.  Sebuah roket mendapatkan dorongan dengan membakar bahan bakar dan membuang gas yang terbentuk lewat belakang. Roket mengerjakan gaya pada gas buang dan berdasarkan hukum III newton, gas mengerjakan gaya yang sama, tetapi berlawanan arah pada roket sehingga mendorong roket ke depan.momentum yang hilang karena gas yang di keluarkan sama dengan momentum yang di peroleh roket. Sering terjadi salah konsep dalam memahami gerak roket ini, yaitu roket membutuhkan udara untuk mendorongnya ke depan. Hal ini tidak benar. Roket justru bergerak karena terdorong oleh gas buangnya sendiri. Dorongan roket lebih efisien ketika di ruang hampa.

cumi atau gurita yang mendorong dirinya sendiri Penerapan hukum III newton dan kekekalan momentum   cumi atau gurita yang mendorong dirinya sendiri Penerapan hukum III newton dan kekekalan momentum


Peluncurang roket merupakan sebuah contoh paling spektakuler untuk penerapan hukum kekekalan momentum. Agar dapat naik ke angkasa, roket memerlukan bahan bakar lebih dari 10.000 kg/s kemudian mengeluarkannya kembali dalam bentuk gas buang dengan kelajuan lebih dari 4.000 m/s.

Posting Komentar untuk "Penerapan hukum III newton dan kekekalan momentum"